Seoul, Korea Selatan — Museum Nasional Korea (National Museum of Korea) menyampaikan permintaan maaf setelah muncul kontroversi terkait penggunaan materi yang berkaitan dengan grup K-Pop BLACKPINK dalam salah satu program promosi mereka.
Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah sejumlah pihak mempertanyakan penggunaan konten BLACKPINK yang dianggap menimbulkan kesalahpahaman di kalangan penggemar. Beberapa penggemar menyoroti aspek perizinan dan penggunaan materi yang melibatkan grup tersebut.
Pihak museum kemudian menjelaskan bahwa mereka akan melakukan evaluasi internal serta memastikan seluruh materi promosi yang digunakan ke depannya mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku.
BLACKPINK sendiri merupakan salah satu grup K-Pop terbesar di dunia dengan pengaruh global yang luas. Kehadiran mereka dalam berbagai kampanye budaya sering dimanfaatkan sebagai cara untuk memperkenalkan budaya Korea kepada masyarakat internasional.
Museum Nasional Korea sebelumnya juga aktif menggabungkan unsur budaya populer dalam berbagai programnya sebagai upaya menarik minat generasi muda terhadap sejarah dan kebudayaan Korea.
Meski telah menyampaikan permintaan maaf, isu tersebut kembali menjadi perbincangan di komunitas penggemar BLACKPINK yang meminta adanya transparansi lebih jelas terkait penggunaan nama maupun materi yang berhubungan dengan artis.