Seekor singa laut berbobot hampir 200 kilogram ditemukan dalam kondisi sekarat di Pantai Santa Teresita, Argentina, setelah mengalami luka akibat tembakan senjata api. Hewan tersebut akhirnya mati meski sempat mendapat pertolongan dari tim penyelamat.
Singa laut itu ditemukan oleh tim penyelamat satwa dari Fundación Mundo Marino setelah menerima laporan terkait kondisi hewan yang terluka. Saat ditemukan, tubuhnya sudah dalam kondisi lemah dan mengalami kesulitan bergerak.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa peluru mengenai bagian bahu singa laut hingga menyebabkan cedera serius. Luka tersebut kemudian berkembang menjadi infeksi berat yang membuat kondisi kesehatannya terus memburuk.
Tim medis sempat melakukan upaya penyelamatan, namun infeksi yang menyebar di tubuhnya membuat singa laut tersebut tidak dapat bertahan. Pemeriksaan lanjutan juga dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dan mencari pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Kasus ini kembali menjadi sorotan mengenai ancaman yang dihadapi satwa liar akibat aktivitas manusia. Para pemerhati lingkungan mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan manusia dan satwa laut yang memiliki peran penting dalam ekosistem.
Hingga kini, penyelidikan terkait penembakan singa laut tersebut masih berlangsung.