INCHEON, TDN Media — Sebanyak delapan orang terluka dalam insiden penikaman di sebuah kompleks perbelanjaan di Incheon, Korea Selatan, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Salah satu korban, seorang perempuan berusia 20-an tahun, dilaporkan mengalami henti jantung setelah kejadian tersebut.
Mengutip laporan Reuters, polisi telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam serangan tersebut. Petugas masih menyelidiki motif dan kronologi insiden yang terjadi di kota Incheon, sebelah barat Seoul.
Seorang saksi yang dikutip kantor berita Yonhap mengatakan bahwa tersangka diduga membawa pisau yang terikat pada kedua tangannya. Pria tersebut dilaporkan bergerak melewati beberapa lantai kompleks perbelanjaan sambil menyerang orang-orang di sekitarnya.
Serangan itu akhirnya dihentikan setelah sejumlah pengunjung berhasil melumpuhkan tersangka sebelum menyerahkannya kepada polisi.
Delapan korban terdiri atas enam perempuan dan dua laki-laki, menurut laporan media Korea Selatan yang dikutip Reuters.
Salah satu korban perempuan berusia 20-an tahun dilaporkan mengalami henti jantung. Associated Press juga melaporkan bahwa korban tersebut menjalani operasi setelah tiba di rumah sakit.
Hingga laporan awal diterbitkan, informasi terperinci mengenai kondisi medis ketujuh korban lainnya belum sepenuhnya tersedia.
Petugas kepolisian dan layanan darurat dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan mengenai serangan tersebut. Polisi kemudian mengamankan seorang tersangka pria yang menurut laporan media Korea Selatan berusia sekitar 60 tahun.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan rangkaian peristiwa yang berujung pada penikaman tersebut.
Hingga berita ini disusun, motif tersangka belum diketahui secara pasti. Karena itu, belum ada dasar untuk menyimpulkan alasan di balik serangan tersebut.
Incheon merupakan kota di sebelah barat Seoul yang menjadi lokasi bandara internasional utama Korea Selatan dan bagian dari kawasan metropolitan ibu kota negara tersebut.
Insiden ini kembali menyoroti sejumlah kasus penikaman yang pernah terjadi di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2023, negara tersebut mengalami beberapa serangan penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka. Kasus serupa juga terjadi pada Mei 2026 di Gwangju, ketika seorang remaja perempuan berusia 17 tahun tewas dan seorang remaja lainnya terluka akibat penikaman.
Dalam kasus Gwangju tersebut, pelaku yang berusia 20-an tahun kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan, menurut laporan Reuters.
Meski demikian, penyelidikan atas insiden terbaru di Incheon masih berlangsung. Informasi mengenai motif, kondisi seluruh korban, dan kemungkinan perkembangan kasus selanjutnya masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.