Kasus pembunuhan seorang bayi berusia 20 bulan di Jakarta Selatan memasuki tahap penyidikan lebih lanjut. Kepolisian menetapkan ibu kandung dan ayah tiri korban sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kedua tersangka masing-masing berinisial JM (19) dan AR (22). Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi mengungkap keterlibatan keduanya dalam peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Kasus ini menjadi perhatian setelah jasad korban ditemukan di sebuah lahan kosong di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan Detikcom, dugaan motif di balik pembunuhan tersebut berkaitan dengan kondisi ekonomi. Kedua tersangka diduga merasa tidak sanggup memenuhi kebutuhan hidup dan membiayai anak mereka.
Meski demikian, motif tersebut merupakan keterangan yang diungkap dalam proses penyidikan. Kepolisian masih menangani perkara untuk mendalami rangkaian peristiwa serta pertanggungjawaban kedua tersangka.
Peristiwa pembunuhan itu dilaporkan terjadi pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Lokasi yang disebut dalam pemberitaan adalah toilet umum di kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Setelah kejadian, kedua tersangka diduga membawa jasad korban meninggalkan lokasi. Mereka kemudian memesan transportasi daring menuju kawasan Palmerah.
Setibanya di Palmerah, kedua tersangka melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki hingga kawasan Bendungan Hilir.
Di lokasi tersebut, jasad korban kemudian dikuburkan di sebuah lahan kosong setelah dimasukkan ke dalam kantong plastik.
Penemuan jasad bayi tersebut menjadi bagian penting dalam pengungkapan kasus. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan hingga menetapkan JM dan AR sebagai tersangka.
Penetapan kedua orang tua korban sebagai tersangka menjadi perkembangan penting dalam penanganan kasus ini. Polisi masih perlu mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian, peran masing-masing tersangka, serta bukti-bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Kasus ini juga kembali menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap anak, terutama mereka yang sepenuhnya bergantung pada pengasuhan orang dewasa.