Robot humanoid Tiangong Ultra mencuri perhatian dalam ajang World Humanoid Robot Games 2026 di Beijing, China. Robot tersebut berhasil menjadi juara pada nomor lari 400 meter kategori robot berukuran besar dengan catatan waktu hanya 38,15 detik.
Perlombaan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, di National Speed Skating Oval atau yang dikenal sebagai Ice Ribbon. Empat tim bersaing dalam babak final, yakni Honor Shuangchi, Jinghong Power, Zhuifeng Zaizai, dan Tiangong.
Sejak aba-aba dimulai, seluruh robot langsung melaju dengan kecepatan tinggi. Tiangong Ultra akhirnya menjadi yang pertama menyentuh garis finis dengan waktu 38,15 detik, disusul Zhuifeng Zaizai dengan 39,45 detik dan Jinghong Power dengan 39,66 detik. Honor Shuangchi berada di posisi keempat dengan catatan 40,08 detik.
Catatan Tiangong Ultra menjadi sorotan karena lebih cepat dibandingkan rekor dunia lari 400 meter putra manusia, yakni 43,03 detik yang dicetak atlet Afrika Selatan Wayde van Niekerk pada Olimpiade Rio 2016.
Meski demikian, pencapaian Tiangong tidak berarti menggantikan rekor resmi atletik manusia. Perlombaan robot menggunakan kategori, spesifikasi teknis, dan aturan kompetisi yang berbeda. Catatan 38,15 detik tersebut lebih tepat digunakan sebagai perbandingan performa antara robot humanoid dan manusia.
Tiangong Ultra sendiri dikembangkan oleh Beijing Humanoid Robot Innovation Center. Robot setinggi sekitar 180 sentimeter dengan berat 52 kilogram tersebut dirancang memiliki kemampuan bergerak di berbagai medan serta mempertahankan kestabilan ketika menerima gangguan dari luar.
Kemampuan robot tersebut juga didukung peningkatan pada sistem persendian, tenaga motor, serta algoritma yang membuatnya lebih mampu mempertahankan keseimbangan ketika bergerak dengan kecepatan tinggi.
World Humanoid Robot Games menjadi salah satu ajang untuk menunjukkan perkembangan teknologi robot humanoid China. Selain lari, kompetisi juga mempertandingkan berbagai kemampuan robot dalam aktivitas olahraga maupun simulasi pekerjaan di dunia nyata.
Beijing Humanoid Robot Innovation Center sendiri membawa beberapa jenis robot dalam ajang tahun ini, termasuk Tiangong 3.0, Tiangong Ultra, Tiangong Omni, dan Tianyi 2.5-TE, yang mengikuti puluhan nomor kompetisi mulai dari lari, rintangan, tarik tambang hingga simulasi aktivitas industri dan layanan.
Keberhasilan Tiangong Ultra menyelesaikan 400 meter dalam 38,15 detik menunjukkan pesatnya perkembangan kemampuan gerak robot humanoid, terutama dalam hal kecepatan, kestabilan, dan koordinasi gerakan.