Seorang anak perempuan berusia 8 tahun asal Louisiana, Amerika Serikat, meninggal dunia setelah terinfeksi amuba langka Naegleria fowleri yang dikenal sebagai amuba “pemakan otak”.
Anak bernama Lillian Smart itu meninggal akhir pekan lalu setelah mengalami infeksi serius yang menyerang otaknya. Infeksi tersebut diduga terjadi setelah Lillian berenang di Danau Claiborne, wilayah utara Louisiana.
Kabar duka itu disampaikan langsung oleh kedua orang tuanya, Daniel dan Rebecca Smart.
“Tadi malam, Lillian beralih dari pelukan kami ke pelukan Yesus. Kerusakan pada otaknya terlalu parah untuk dapat dipulihkan oleh tubuh mungilnya. Semua orang telah berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankannya di sini,” tulis keduanya dalam unggahan Facebook, seperti dilaporkan AP.
Naegleria fowleri merupakan jenis amuba yang hidup secara alami di air tawar, terutama di perairan hangat seperti danau, sungai, kanal, hingga kolam air tawar.
Amuba ini bisa menjadi sangat berbahaya ketika air yang mengandung Naegleria fowleri masuk ke dalam tubuh melalui hidung.
Dari sana, amuba dapat bergerak menuju otak dan menyebabkan infeksi langka bernama primary amoebic meningoencephalitis atau PAM.
Infeksi tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada jaringan otak dan hampir selalu berakibat fatal.
Meski begitu, Naegleria fowleri tidak menular dari satu orang ke orang lain. Infeksi juga tidak terjadi hanya karena seseorang meminum air yang terkontaminasi.