Angin tornado menerjang sebuah lokasi konstruksi di Antalya, Turki, pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan empat pekerja konstruksi tewas dan satu orang lainnya mengalami luka-luka setelah dua kontainer tempat mereka beristirahat hancur diterjang angin kencang.
Tornado menerjang kawasan Fevzi Çakmak di Distrik Kepez, Antalya, dan merusak dua kontainer yang digunakan sebagai tempat tinggal sementara para pekerja. Kencangnya angin membuat kedua kontainer tersebut hancur dan melemparkan lima pekerja yang berada di dalamnya.
Dari lima pekerja tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, dua pekerja lainnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Satu pekerja yang mengalami luka-luka dilaporkan dalam kondisi baik.
Tim medis darurat, polisi, dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. Otoritas Penanggulangan Bencana dan Keadaan Darurat Turki (AFAD) juga melakukan operasi penanganan di kawasan terdampak.
Gubernur Antalya, Hulusi Şahin, meninjau lokasi kejadian dan menyebut peristiwa tersebut sebagai fenomena alam yang tidak biasa. Menurutnya, tidak ada laporan kejadian tornado maupun badai serupa dari wilayah lain di kota tersebut. Bangunan di sekitar lokasi juga dilaporkan tidak mengalami kerusakan serupa.
Selain menghancurkan dua kontainer pekerja, tornado menyebabkan sebuah crane di area konstruksi roboh. Namun, gubernur menegaskan bahwa robohnya crane tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Layanan Meteorologi Negara Turki sebelumnya telah mengeluarkan peringatan kuning terkait potensi hujan lebat di Antalya. Meski demikian, dampak tornado di lokasi konstruksi tersebut dilaporkan jauh lebih terkonsentrasi dibandingkan wilayah sekitarnya.
Rekaman udara menggunakan drone memperlihatkan material konstruksi dan rangka logam berserakan di sekitar lokasi kejadian. Atap sebuah taman kanak-kanak di kawasan Fevzi Çakmak juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan serta menilai dampak kerusakan akibat tornado tersebut.