Suasana panik melanda kawasan Ramnagar, Varanasi, India, pada Minggu, setelah seekor gajah yang didatangkan dari Azamgarh untuk perayaan Ramlila mengamuk di lapangan Panchvati. Gajah tersebut mengangkat pawangnya menggunakan belalai, lalu melemparkannya ke tanah sebelum merobohkan sejumlah tiang listrik.
Menurut kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 10.30 waktu setempat ketika pawang bernama Chaplu sedang memberi makan gajah tersebut. Ia kemudian dilarikan ke pusat trauma Banaras Hindu University (BHU) untuk mendapatkan perawatan. Kondisinya dilaporkan tidak dalam keadaan berbahaya.
Kepala Kepolisian Ramnagar, Sanjay Mishra, mengatakan gajah itu tiba-tiba kehilangan kendali karena alasan yang belum diketahui dan menyerang pawangnya.
Sekitar 200 orang dilaporkan ikut membantu upaya mengendalikan hewan tersebut. Namun, gajah masih sulit ditenangkan selama berjam-jam. Polisi pun membatasi pergerakan kendaraan di sepanjang jalan Lanka–Panchvati untuk menjaga keselamatan masyarakat.
Petugas kepolisian dan Dinas Kehutanan mendatangi lokasi untuk mengawasi proses penanganan. Pasokan listrik di kawasan terdampak juga diputus setelah gajah merobohkan tiang listrik. Sejumlah pawang lain sempat mencoba menenangkan gajah dengan memberikan tebu, tetapi upaya tersebut belum berhasil meski telah berlangsung selama dua jam.
Tim ahli beranggotakan empat orang dari Gorakhpur kemudian tiba di Varanasi dengan membawa obat-obatan dan senapan pembius. Tim tersebut dipimpin oleh Dr. Yogesh Pratap Singh, Wakil Direktur Shaheed Ashfaq Ullah Khan Zoological Park.
Dr. Singh mengatakan tim akan terlebih dahulu menilai perilaku, kondisi fisik, serta lingkungan sekitar gajah sebelum menentukan langkah penanganan. Penggunaan obat bius akan diputuskan berdasarkan kondisi hewan dan hasil penilaian para ahli di lokasi.
Pihak berwenang menyatakan upaya untuk mengendalikan gajah masih berlangsung saat laporan tersebut disusun. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan warga sekaligus meminimalkan risiko cedera pada hewan tersebut.