Seorang mahasiswi berusia 19 tahun bernama Manda mengalami kejadian tak biasa setelah kakinya terjepit di celah tiang pondok indekos di Kota Padang, Sumatera Barat. Ia dilaporkan terjebak selama sekitar dua jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar).
Peristiwa tersebut bermula ketika Manda hendak duduk santai di pondok indekosnya. Namun, saat bergerak untuk duduk, salah satu kakinya justru terperosok ke celah sempit di antara tiang bangunan.
Manda sempat berusaha membebaskan kakinya sendiri. Namun, upaya tersebut justru membuat posisi kakinya semakin tersangkut dan sulit dikeluarkan.
Setelah cukup lama terjebak, kondisi tubuh Manda dilaporkan mulai melemah. Rekannya yang melihat kejadian tersebut kemudian meminta bantuan petugas Damkar Kota Padang.
Laporan diterima petugas sekitar pukul 21.45 WIB setelah Manda terjebak selama kurang lebih dua jam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 15 personel Damkar dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Petugas menghadapi kesulitan karena posisi kaki korban terjepit cukup kuat di antara bagian tiang pondok. Untuk membebaskannya, petugas harus memahat sebagian material tiang agar ruang di sekitar kaki Manda menjadi lebih longgar.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk menghindari cedera tambahan pada korban.
Setelah sekitar 44 menit proses penanganan, Manda akhirnya berhasil dikeluarkan dari celah tiang dalam keadaan selamat.
Usai dievakuasi, ia dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kondisi kakinya setelah terjepit cukup lama.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi bangunan dengan celah sempit dapat menimbulkan risiko kecelakaan yang tidak terduga. Penanganan oleh petugas terlatih diperlukan agar korban dapat dibebaskan tanpa memperparah cedera.