Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi di Tel Aviv untuk menentang pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Mereka mendesak pembentukan komisi penyelidikan independen atas kegagalan keamanan Israel dalam mengantisipasi serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung di Hostages Square, Tel Aviv, dan diinisiasi oleh keluarga sandera yang tergabung dalam Dewan Oktober. Mereka menuntut pemerintah mengungkap fakta di balik kegagalan keamanan yang memungkinkan serangan Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan ratusan orang disandera.
Para demonstran mendesak agar pejabat yang bertanggung jawab atas kegagalan tersebut dimintai pertanggungjawaban. Mereka menilai penyelidikan independen diperlukan untuk mengungkap secara menyeluruh keputusan dan kelalaian yang terjadi sebelum maupun saat serangan berlangsung.
Namun, pemerintahan Netanyahu menolak usulan pembentukan komisi penyelidikan independen. Pemerintah justru mengusulkan mekanisme penyelidikan dengan anggota yang dipilih melalui proses politik, sehingga memicu kekhawatiran mengenai independensi dan objektivitas penyelidikan.
Desakan penyelidikan ini menjadi salah satu persoalan yang terus membayangi pemerintahan Netanyahu sejak serangan Hamas pada Oktober 2023. Kegagalan mengantisipasi serangan tersebut memicu kritik terhadap aparat keamanan dan kepemimpinan Israel.
Demonstrasi berlangsung pada 25 Oktober 2026, menjelang pemilu Israel pada 27 Oktober 2026. Aksi tersebut berlangsung di tengah persaingan ketat antarblok politik dan meningkatnya tekanan terhadap pemerintahan Netanyahu untuk mempertanggungjawabkan kegagalan keamanan tersebut.